Gaharu merupakan sebuah fenomena patologis yang mengagumkan. Kayu ini diperdagangkan sebagai gaharu, sebutan yang umum di indonesia, tapi dikenal juga sebagai eaglewood, aloes wood dan agalocha. Menurut SNI 01-5009.1-1999 gaharu didefinisikan sebagai sejenis kayu dengan berbagai bentuk dan warna yang khas, serta memiliki kandungan kadar damar wangi yang berasal dari pohon atau bagian pohon penghasil gaharu yang tumbuh secara alami dan telah mati sebagai akibat dari suatu proses infeksi yang terjadi baik secara alami atau buatan pada suatu jenis pohon, yang pada umumnya terjadi pada pohon Aquilaria sp. (Nama daerah: Karas, Alim, Garu dan lain-lain).
Menyediakan berbagai kerajinan kayu gaharu, seperti : Tasbeh Buddha, Rosario, Patung Hotei, gelang buddha, patung kwan im, dan juga menerima pesanan pembuatan tasbeh dan patung dengan model sesuai permintaan dan dikerjakan khusus dari bahan kayu gaharu buaya, kemedangan, malacensis, ankaras, dll. Hubungi : Andreas Kurniawan kayumulia@gmail.com Hp. 0813 57 9000 97 pinBB : 211139BE
Kamis, 15 Maret 2012
Budidaya Gaharu, Satu Pohoh Hasilkan Puluhan Juta
Mahalnya harga jual getah dan pohon gaharu saat ini membuat banyak petani Kotabaru mulai tertarik untuk mengembangkan dan membudidayakan pohon gaharu. Selain memiliki harga ekonomis yang tinggi, pohon gaharu juga dapat tumbuh di kawasan hutan tropis. Pengembangan pohon gaharu saat ini tak terlalu banyak dikenal orang. Hanya orang-orang tertentu saja yang sudah mengembangkan dan menanam pohon ini. Padahal, keuntungan dari bisnis pohon gaharu dapat mengubah tingkat kesejahteraan warga hanya dalam waktu beberapa tahun.
Langganan:
Postingan (Atom)
